Mengobati Autisme Sebaiknya Dilakukan Sedini Mungkin

Mengobati Autisme Perlu Kesabaran dan Kasih Sayang Terbesar Dari Orang Tua

Mengobati autisme perlu dilakukan secara rutinAutisme adalah sebuah kelainan dalam melakukan komunikasi maupun melakukan interaksi sosial lainnya pada seseorang. Biasanya penyakit ini bisa menimpa seseorang sejak lahir atau sebelum mencapai usia 3 tahun. Salah satu ciri anak yang menderita autis adalah dia lebih asyik bermain dengan sebuah barang dalam jangka waktu yang lama dan mengabaikan keadaan yang ada di sekitarnya. Selain itu, mereka juga susah untuk diajak komunikasi. Secara umum, kelainan yang biasa dialami oleh penderita autis adalah adanya gangguan saat berinteraksi dengan orang lain, kesulitan saat akan berbicara atau mengungkapkan ekspresinya kepada orang lain, selalu melakukan permainan yang sama secara terus menerus setiap hari dan adanya perkembangan tubuh yang cenderung lambat. Mengobati autisme perlu dilakukan secara rutin dan teratur.

Penyebab Autis

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang berhasil mengungkap penyebab pasti penyakit autis. Ada yang berpendapat bahwa autis disebabkan oleh adanya gen yang bermutasi. Gen-gen yang bermutasi ini adalah gen KATNAL2, gen SNC2A dan gen CHD8. Diduga kuat bahwa mutasi gen inilah yang memicu munculnya autis pada seseorang. Selain itu, ada juga beberapa penyebab lain yang diduga menjadi sebab munculnya autis. Beberapa diantaranya adalah adanya faktor genetik dari orang tua yang menurun kepada anak, terkena paparan pestisida yang menyebabkan sistem saraf pusat mengalami gangguan dan tidak berfungsi secara optimal. Untuk mengobati autisme dengan benar, penderita harus dibawa ke dokter spesialis.

Untuk para ibu hamil, disarankan untuk menghindari obat-obatan tertentu. Hal ini disebabkan karena ada beberapa obat bisa membawa pengaruh kepada perkembangan janin. Selain itu, umur kehamilan juga akan berpengaruh terhadap kondisi bayi. Semakin tua umur wanita melahirkan, semakin besar pula resiko autis pada bayi yang dilahirkan. Mengobati autisme tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena bisa memperparah kondisi pasien. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui gejala penyakit autis.

Gejala Autis

mengobati autisme begitu gejala ini terlihatPenderita autis akan menunjukan gejala adanya autis sejak mereka berusia sebelum 3 tahun. Sebaiknya pihak orang tua segera mengobati autisme begitu gejala ini terlihat. Salah satu gejala yang paling mudah dilihat adalah mereka tidak mau melakukan kontak mata kepada semua orang, meskipun orang tersebut adalah ibunya sendiri. Selain gejala tadi, ada juga gejala lain yang ditunjukan oleh penderita autis. Mereka tidak menengok maupun memberi respon saat namanya dipanggil. Biasanya penderita autis cenderung mengacuhkan keberadaan orang lain yang berada di sekitarnya. Mereka lebih suka bermain menggunakan benda tertentu dan tidak memperhatikan orang lain. Penderita autis bisa menjadi sangat pasif dan diam, namun ada juga yang justru menunjukan sikap yang sangat aktif. Pandangan mata mereka sering terlihat kosong seperti orang bengong.

Penderita autis kesulitan dalam menentukan respon kepada orang lain. Mereka tidak bisa merangkai kata dengan baik sehingga sering terlambat dalam berbicara dan mengemukakan pendapat. Meskipun begitu, penderita autis sering terlihat bicara sendiri secara tidak jelas dan meracau. Mereka lebih sering bertindak menirukan gerakan, tindakan bahkan ucapan dari orang lain secara berulang-ulang dan monoton. Apabila anak normal suka dipeluk, terutama dari ibunya, hal ini berbeda dengan anak autis. Mereka justru tidak suka, bahkan takut untuk dipeluk. Mereka akan berteriak histeris jika tubuhnya dipeluk orang lain. Mereka suka memperhatikan sesuatu benda dengan fokus dan lama dan tidak peduli dengan keadaan di sekitar. Mengobati autisme sebaiknya dilakukan sejak dini.

Makanan Pantangan Bagi Penderita Autis

Ada beberapa makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita autis. Mereka tidak diperbolehkan makan makananan seperti keju, yoghurt dan produk olahan susu lainnya. Bahkan mereka juga tidak boleh minum ASI. Hal ini karena terdapat kandungan kasein yang tidak bisa dicerna oleh penderita autis. Selain itu, mereka juga tidak boleh mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan gluten seperti gandum, terigu, barley dan yang lainnya. Makanan dengan bahan baku kedelai seperti tempe, tahu, kecap dan kecap juga tidak boleh dikonsumsi. Selain menghindari makanan tertentu, penderita autis juga harus rajin melakukan terapi untuk mengobati autisme.

Terapi Autis

Terapi sangat penting untuk mengobati autisme. Ada banyak jenis terapi yang direkomendasikan oleh dokter untuk menyembuhkan autis. Terapi yang pertama adalah terapi ABA atau Applied Behavioral Analysis. Terapi ini merupakan salah satu jenis terapi yang sudah digunakan untuk pengobatan autis sejak lama. Cara kerja sistem terapi ini adalah dengan memberi perlakukan khusus berupa pemberian hadiah atau pujian secara berkala kepada penderita autis. Lalu, kemajuan yang dicapai oleh penderita akan dicatat secara rutin. Banyak dokter di Indonesia yang menggunakan terapi ini kepada penderita autis.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu gejala autis adalah kesulitan dalam hal berbicara dan berkomunikasi. Oleh karena itu, diciptakanlah terapi wicara. Terapi ini cocok untuk melatih kemampuan bicara dan pemahaman individu autis dalam komunikasi non-verbal. Ada sebagian penderita autis yang mampu berbicara dengan cukup bagus. Namun sayangnya, mereka tidak bisa mengkomunikasikannya secara bagus dengan orang lain. Bagi penderita autis yang kesulitan dalam melakukan gerak motorik, disarankan untuk mencoba terapi okupasi. Terapi ini bisa mengobati autisme untuk memperlancar perkembangan gerak motorik halus. Para penderita akan dilatih bagaimana cara memegang pensil dan sendok secara benar.

250 (1)Penderita autis juga mengalami gangguan dalam hal perkembangan pervasif. Hal ini akan membuat penderita mengalami gangguan dalam perkembangan motorik kasar. Apabila hal ini tidak segera ditindaklanjuti, maka keseimbangan penderita autis menjadi kurang bagus. Oleh karena itu, terapi fisik sangat direkomendasikan untuk menyembuhkan autisme. Penderita autis akan dilatih untuk menguatkan integrasi sensoris sehingga otot tubuh mereka menjadi semakin kuat dan keseimbangan tubuh juga sempurna. Terapi selanjutnya adalah terapi sosial. Terapi ini bisa membantu penderita autis untuk melakukan komunikasi dan interaksi kepada orang lain. Untuk melakukan terapi ini, dibutuhkan terapis sosial yang akan memandu para penderita autis untuk bisa bergaul dengan teman sebayanya. Mereka akan diajari bagaimana cara melakukan keterampilan komunikasi secara dua arah. Terapi diatas bisa mengobati autisme apabila dilakukan secara teratur.

Salah satu obat yang direkomendasikan oleh dokter untuk mengobati autisme adalah TNM Juice. Jus ini terkenal memiliki banyak manfaat yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Dalam jus TNM, terdapat kandungan vitamin dan phytochemical. Kandungan ini mampu membantu tubuh untuk memulihkan diri. Selain itu, kandungan tersebut juga bisa memperbaiki sistem jaringan saat penyusunan otak. Jus ini bisa membantu kesembuhan penderita autis secara alami. Penderita yang rutin mengkonsumsi jus TNM akan mengalami efek yang luar biasa. Jus TNM akan mempengaruhi kesadaran pada sistem otak penderita autis. Jus TNM juga bisa membantu mengobati sel manusia yang rusak, sehingga bisa kembali berfungsi dengan benar.

 

4

Apa Itu TNM dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNM Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

3

Hey, Apakah Anak atau Kenalan Anda Menderita Autis?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Masalah Autis Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Autis Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website vitamin anak autis

Mohon Diisi Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Semua Anak Autis Di Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Autis Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!